Senin, 13 Februari 2017

Pratikum IPA Uji Urin

Kelompok 4:
1. Afifah Zahra Nurrahma (02)
2. Aira Fatikha Ardhani (03)
3. Imam Faturrahman (15)
4. M. Yasir W (19)

Alat yang digunakan adalah sebagai berikut.
1.     Tabung reaksi
2.     Rak tabung reaksi
3.      Pipet tetes
4.      Kertas label
5.      Kaki tiga
6.      Urin
7.      Penjepit tabung reaksi
8.      Thermometer
9.      Gelas kimia
1.  Air panas
1.  Pembakar spiritus
a.      Uji Urin yang Mengandung Gula
Reagen Benedict digunakan untuk menguji bahan makanan yang mengandung gula. Reagen ini berwarna biru jernih. Setelah sampel yang diuji ditetesi reagen Benedict, maka akan terjadi perubahan warna. Apabila sampel berubah warna menjadi biru kehijauan atau kuning atau merah bata berarti bahan makanan tersebut mengandung gula. Perubahan warnanya bergantung pada kadar gula dalam sampel.
Langkah-langkah menguji urin yang mengandung gula adalah sebagai berikut.
1.      Masukkan 40 tetes (2 mL) sampel urin ke dalam tabung reaksi, beri label setiap sampel.
2.      Tambahkan 10 tetes larutan benedict pada masing-masing tabung reaksi.
3.      Panaskan tabung reaksi dalam beker gelas yang berisi air bersuhu 40-50   C selama lima menit.
4.      Berhati-hatilah ketika menggunkan api. Pada waktu mematikan pembakar spiritus jangan ditiup, tetapi dilakukan dengan menutupkan spiritus dengan penutupnya.
5.      Hati-hati pada waktu memanaskan tabung reaksi dalam beker gelas berisi air panas.
6.      Perhatikan perubahan warna yang terjadi!


b.      Uji Urin yang Mengandung Protein
Reagen biuret digunakan untuk mengetahui adanya kandungan protein pada bahan makanan. Reagen biuret adalah larutan berwarna biru yang ketika bereaksi dengan protein akan berubah warna menjadi merah muda sampai ungu.
Langkah-langkah menguji urin yang mengandung protein adalah sebagai berikut.
1.      Masukkan 40 tetes (2 mL) sampel urin ke dalam tabung reaksi, beri label setiap sampel.
2.      Tambahkan 3 tetes reagen biuret untuk masing-masing tabung. Kocok perlahan-lahan untuk mencampur.
3.      Perhatikan perubahan warna yang terjadi!

Data pengamatan uji urin yang mengandung gula

Sampel urin
Uji glukosa
Ada endapan
Warna sesudah
Afifah
ü   
ü   
Kuning kecoklatan
Aira
ü   
ü   
Biru kehijauan
Imam
ü   
ü   
Kuning kecoklatan
Yasir
ü   
ü   
Kuning kecoklatan

Data pengamatan uji urin yang mengandung protein

Sampel urin
Uji protein
Warna
Afifah
-
Kekuningan
Aira
-
Kekuningan
Imam
-
Kekuningan
Yasir
-
Kekuningan


Data pengamatan

Sampel urin
Uji glukosa
Uji protein
Ada/tidak ada endapan
Warna
Gangguan yang mungkin
Afifah
ü   
-
ü   


Aira
ü   
-
ü   


Imam
ü   
-
ü   


Yasir
ü   
-
ü   





KESIMPULAN

1.      Urin yang mengandung gula, ketika diuji sampel berubah warna menjadi biru kehijauan atau kuning atau merah bata berarti bahan makanan tersebut mengandung gula. Perubahan warnanya bergantung pada kadar gula dalam sampel.
2.      Urin yang mengandung protein ketika diuji sampel akan berubah warna menjadi merah muda sampai ungu.


LAMPIRAN




Kamis, 09 Februari 2017

Model Penyaringan Darah Pada Ginjal

Model Penyaringan Darah Dalam Ginjal

Kelompok 4:
1. Afifah Zahra Nurrahma (02)
2. Aira Fatikha Ardhani (03)
3. Imam Faturrahman (15)
4. M. Yasir W (19)

alat dan bahan:
1. gelas kimia 2 buah
2. corong
3. kertas saringan
4. tepung terigu
5. air












cara kerja:
1. Buatlah campuran dari tepung terigu dan air membentuk suatu larutan dengan perbandingan air dengan tepung 2:1.












2. Susunlah alat seperti pada bagan berikut ini. 
gambar 8.4













3. Tuangkan secara hati-hati sebagian larutan yang telah dibuat, di atas kertas saring.












4. Amatilah larutan yang terbentuk, bandingkan dengan larutan yang belum disaring, apa yang membedakan ?





1. Bagaimana perbedaan air dari hasil larutan hasil penyaringan dan bahan awal sebelum disaring? 
Jawab: air hasil saringan lebih bersih daripada air campuran sebelum disaring

2. Apa yang menyebabkan berbeda? 
Jawab: karena pada saat disaring kotoran yang berada didalam cairan tersebut tertinggal                 disaringan.

3. Bila rangkaian percobaan pada Gambar 8.4 diumpamakan sebagai badan malpighi, maka 
a. corong dan kertas saring diumpamakan sebagai apa pada badan malpighi? 
Jawab: corong dan kertas diumpamakan sebagai glomerulus pada badan malpighi

b. gelas kimia diumpamakan sebagai apa pada badan malpighi?
Jawab: gelas kimia diumpamakan sebagai kapsula bowman pada badan malpighi

Senin, 06 Februari 2017

Pemecahan Masalah

Bagian I 
Hubungan Latihan Fisik dengan Kesehatan 
Latihan fisik secara teratur baik untuk kesehatan. 

Pertanyaan 1 : Latihan fisik 
Apakah keuntungan dari latihan fisik secara teratur? 
  1. Latihan fisik membantu mencegah penyakit jantung                                   YA/TIDAK
  2. Latihan fisik mengarah ke pola makan yang sehat                                       YA/TIDAK
  3. Latihan fisik dapat membantu untuk mengurangi kelenihan berat badan    YA/TIDAK
Pertanyaan 2.

Apa yang terjadi pada otot ketika dilakukuan latihan fisik? 

  1. Otot mendapat peningkatan aliran darah                                                      YA/TIDAK
  2. Lemak terbentuk pada otot                                                                           YA/TIDAK
Mengapa kamu bernapas lebih berat ketika kamu melakukan latihan fisik dibanding ketika tubuh kamu sedang beristirahat ? 

Karena saat melakukan latihan fisik jantung kita bekerja lebih kers sehingga saat bernapas, kita mersa lebih berat dibanding saat beristirahat.

Bagian II 

Hubungan Latihan Fisik dengan Kesehatan 

Pernahkah kamu mendengar adanya penderita sakit ginjal dan mengalami cuci darah? Perhatikan gambar di bawah ini!

Hasil gambar untuk hemodialisa ppt
Gambar di atas menunjukkan proses cuci darah (hemodialisis) pada penderita gagal ginjal. Carilah informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai sumber dan jawablah pertanyaan berikut.

1. Apa yang menyebabkan seseorang mengalami gagal ginjal? 
  • Terjadinya gagal ginjal disebabkan oleh beberapa penyakit serius yang di dedrita oleh tubuh yang mana secara perlahan-lahan berdampak pada kerusakan organ ginjal.

2. Mengapa penderita gagal ginjal menjalani cuci darah? 
  • Pada cuci darah ini fungsi ginjal digantikan oleh mesin, darah yang berasal dari pembuluh darah dimasukkan ke dalam selang kecil yang terhubung dengan mesin atau disebut dializer.

3. Bagaimana proses hemodialisis? 
  • Pada hemodialisis darah dikeluarkan dari tubuh penderita dan diedarkan dalam sebuah mesin di luar tubuh, sehingga cara ini memerlukan jalan keluar-masuk aliran darah.

4. Bagaimana caranya agar kamu tidak sampai mengalami sakit ginjal? 
  1. Makan-makanan yang sehat
  2. Rajin olahraga
  3. Stabilkan gula darah
  4. Jaga tekanan darah
  5. Cukupi kebutuhan cairan tubuh
  6. Batasi konsumsi obat

Pola hidup sehat untuk menjaga sistem ekskresi

Cara Menjalani Pola Hidup Sehat yang Benar dan Mudah

cara hidup sehat, pola hidup sehat, gaya hidup sehat

1. Ketahui kondisi kesehatan diri sendiri saat ini

Kamis, 02 Februari 2017

Organ tubuh apakah yang akan mengatur pengeluaran zat sisa dalam tubuh

manusia memiliki organ yang berfungsi untuk membuang zat sisa hasil metabolisme. Zat sisa hasil metabolisme tersebut adalah urin, karbondioksida(CO2), keringat, dan juga tinja. berikut adalah organ yang berfungsi untuk membuang zat sisa hasil metabolisme :


a. Paru – paru
Paru-paru berada di dalam rongga dada manusia sebelah kanan dan kiri yang dilindungi oleh tulang-tulang rusuk. Paru-paru terdiri dari dua bagian, yaitu paru-paru kanan yang memiliki tiga gelambir dan paru-paru kiri memiliki dua gelambir.

gambar struktur paru-paru manusia
 Gambar: Paru-paru manusia (foto: obatparuparu.org)

Paru-paru sebenarnya merupakan kumpulan gelembung alveolus yang terbungkus oleh selaput yang disebut selaput pleura. Paru-paru merupakan organ yang sangat vital bagi kehidupan manusia karena
tanpa paru-paru manusia tidak dapat hidup. Dalam Sistem Ekskresi, paru-paru berfungsi untuk mengeluarkan KARBONDIOKSIDA (CO2) dan UAP AIR (H2O).

Didalam paru-paru terjadi proses pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida. Setelah membebaskan oksigen, sel-sel darah merah menangkap karbondioksida sebagai hasil metabolisme tubuh yang akan dibawa ke paru-paru. Di paru-paru karbondioksida dan uap air dilepaskan dan
dikeluarkan dari paru-paru melalui hidung. 

b. Hati
Hati merupakan “kelenjar” terbesar yang terdapat dalam tubuh manusia. Letaknya di dalam rongga perut sebelah kanan. Berwarna merah tua dengan berat mencapai 2 kilogram pada orang dewasa. Hati terbagi menjadi dua lobus, kanan dan kiri.

Zat racun yang masuk ke dalam tubuh akan disaring terlebih dahulu di hati sebelum beredar ke seluruh tubuh. Hati menyerap zat racun seperti obatobatan dan alkohol dari sistem peredaran darah. Hati mengeluarkan zat racun tersebut bersama dengan getah empedu.

gambar hati manusia dan bagian-bagiannya
  
Gambar: Hati manusia (foto: lintas.me)

Hati merupakan organ yang sangat penting, berfungsi untuk :
1. Menghasilkan empedu yang berasal dari perombakan sel darah merah.
2. Menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh dan membunuh bibit penyakit.
3. Mengubah zat gula menjadi glikogen dan menyimpanya sebagai cadangan gula.
4. Membentuk protein tertentu dan merombaknya.
5. Tempat untuk mengubah pro vitamin A menjadi vitamin.
6. Tempat pembentukan protrombin yang berperan dalam pembekuan darah.

Zat warna empedu hasil perombakan sel darah merah yang telah rusak tidak langsung dikeluarkan oleh hati, tetapi dikeluarkan melalui alat pengeluaran lainnya. Misalnya, akan dibawa oleh darah ke ginjal dan dikeluarkan bersamasama di dalam urin.

Sebagai alat eksresi hati menghasilkan empedu yang merupakan cairan jernih kehijauan, di dalamnya mengandung zat warna empedu (bilirubin), garam empedu, kolesterol dan juga bacteri serta obat-obatan. Zat warna empedu terbentuk dari rombakan eritrosit yang telah tua atau rusak akan ditangkap histiosit selanjutnya dirombak dan haeglobinnya dilepas.

c. Kulit
Seluruh permukaan tubuh kita terbungkus oleh lapisan tipis yang sering kita sebut kulit. Kulit merupakan benteng pertahanan tubuh kita yang utama karena berada di lapisan anggota tubuh yang paling luar dan berhubungan langsung dengan lingkungan sekitar.

Penampang kulit manusia dan bagian-bagiannya

Gambar: Penampang kulit manusia (foto: emenblogs.blogspot.com)

Fungsi kulit antara lain sebagai berikut :
- Mengeluarkan keringat.
- Pelindung tubuh.
- Menyimpan kelebihan lemak.
- Mengatur suhu tubuh.
- Tempat pembuatan vitamin D dari pro vitamin D dengan bantuan sinar matahari yang mengandung ultraviolet.


sumber : http://www.pintarbiologi.com/2014/11/organ-sistem-ekskresi-pengeluaran-pada.html

pengeluaran urin dari kandung kemih

Proses Pembentukan Urine

Pada sistem urine terdapat beberapa organ dalam tubuh kita yang berperan yaitu:
  • Ginjal. Ada dua buah ginjal di dalam tubuh, yaitu ginjal kanan dan kiri. Masing-masing berada di setiap sisi tulang belakang. Ginjal memiliki bentuk seperti kacang merah dan memiliki ukuran sebesar kepalan tangan. Di dalam ginjal setidaknya terdapat satu juta nefron yang berfungsi untuk menyaring darah dan membuat limbah hasil penyaringan tersebut.

Senin, 30 Januari 2017

Mengapa Sampah Harus Dikeluarkan Dalam Tubuh ?

Sistem Eksresi pada Manusia 

Apakah tubuh kita mengeluarkan sampah? Coba identifikasilah sampah-sampah yang dikeluarkan oleh tubuhmu. Tulislah sampah yang dikeluarkan oleh tubuh.

  • Tubuh kita itu mengeluarkan sampah. Contoh sampah yang dikeluarkan dalam tubuh kita ini adalah :
  1. Air seni   :  Cairan sisa yang diekskresiakan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinisasi
  2. Tinja        :  Produk buangan saluran pencernaan manusia atau hewan yang dikeluarkan melalui anus
  3. Keringat  : Air yang dikeluarkan oleh kelenjar keringat pada kulit 
  4. Karbon dioksida (CO2) : Sejenis senyawa kimia yang terdiri dari dua atom oksigen yang terikat  secara kovalen dengan sebuah atom karbon. Karbon dioksida dihasilkan oleh  semua makhluk hidup. 
Hasil gambar untuk air seni 






                 air seni

Hasil gambar untuk karbon dioksida
     karbon dioksida (CO2)

Hasil gambar untuk keringat
         keringat


Mengapa sampah-sampah dalam tubuhmu harus dikeluarkan?

  • Sampah sampah dal tubuh harus dikeluarkan karena jika sampah dalam tubuh tidak dikeluarkan akan menimbulkan penyakit. 


Bagaimana jika sampah-sampah dalam tubuhmu tidak dikeluarkan?

  • Sampah dalam tubuh jika tidak dikeluarkan akan membuat tubuh kita akan keracunan. Sampah itu akan menumpuk di dalam tubuh kita. Jika tidak segera dikeluarkan sampah itu dapat menimbilkan berbagai penyakit.